Reportase kiriman dari mas Satya Aditya

Dan ini sepeda Gazzelku ’57 dg kwitansi ” Kereta Angin ” harga Rp 2400 dan 2 materai tempel 50 cent yang saya beli dari Tengku ( Ahli Agama ) di pedalaman kampung dengan kondisi cat ulang menggunakan kuas…Beliau bilang sebenarnya sepeda ini tidak dijual..Akhirnya dengan perjuangan dan “kekuatan” silaturahmi sekaligus rayuan temanku yang juga paham Agama akhirnya dg ikhlas diberikan sebagai kenang-kenangan untukku selama dinas di Bireuen-NAD sbg tali persaudaran….. yg menjadi perhatian pokok pada sepeda ini adalah no seri, pernah ada di posting dg ketrikan angka yang miring dan jenis huruf semi latin, pada Gazzel ini ketrikan angkanya rapi jarak yang sama antar angka dan jelas.. apa memang tiap keluaran angkanya berbeda ? dan di Pedesaan perbukitan didaerah Aceh masih banyak Gazzel berkeliaran, tetapi dengan kondisi yang tidak lengkap… pernah aku jumpai Gruno, Spartak, Valuas, Speed, ada juga cap Anjing tapi tulisannya tidak jelas cuma ada gambar anjing dll.. kondisi rangka dan slebor saja yang asli….

dsc00761a

Kwitansi ” Kereta Angin ”  harga Rp 2400 dan 2 materai tempel 50 cent.

dsc00796a

No seri  1149379 sama dengan kwitansi pembelian

dsc00788a

Tampak Depan samping

dsc00786a